Dra. Suyatmi, 51, kepala sekolah sekaligus tenaga pengajar di SD BAHAGIA Surabaya.Sudah mengajar sejak 1976, dengan gaji Rp 250.000 perbulan dan setiap hari dia mengabdikan diri untuk pendidikan 20 orang murid yang berasal dari keluarga kurang mampu. Tidak jarang dia harus menjemput ke rumah anak didiknya ketika sejumlah muridnya malas bersekolah. Foto: Misbahul Fuad
“Keputusan membuat potrait guru ini berawal dari perbincangan dengan seorang kawan yang bekerja untuk sebuah LSM, bahwa di Surabaya ada sebuah sekolah dasar yang masuk kategori “minus”, tutur Fuad. Dengan memanfaatkan bangunan wakaf yang sederhana, setiap hari 20 anak (jumlah seluruh murid) belajar dengan dibimbing dua tenaga pengajar dengan pendapatan tiap bulan tidak lebih dari Rp250.000.Sampai kapan sekolah ini akan bertahan,dengan biaya pendidikan yang terus melambung tidak terjangkau lagi oleh siswa yang sebagaian besar dari keluarga yang tidak mampu pula? Dengan berbekal Power Shot A550 dan available light jendela kelas, Fuad mencoba menyajikan potret ini. Foto ini adalah bagian dari penugasan di workshop Matanesia Community yang berlangsung sejak Juli 2008.
*Misbahul Fuad, mahasiswa Stikosa-AWS, pertama mengenal fotografi di kampusnya, dan saat ini tengah mengikuti workshop fotojurnalistik tingkat lanjut di Matanesia Community.